Pilih Laman

Terbentuknya Spesies Baru

Timbulnya spesies baru (spesiasi) merupakan suatu mekanisme evolusi. Apabila dua varietas dari suatu spesies tertentu menghuni dua tempat yang sangat berbeda sehingga tidak dapat mengadakan hubungan reproduksi, varietas tersebut akan mengalami perubahan dan akhirnya menjadi dua spesies yang berlainan.

Isolasi merupakan kunci terjadinya spesies baru karena isolasi mencegah terciptanya keseragaman antarspesies melalui hibrinasi. Contohnya pada pembentukan 13 spesies burung finch di Kepulaan Galapagos yang berasal dari Amerika Selatan.

Isolasi ada 2 macam, yaitu isolasi geografi yang dipisahkan oleh tempat, dan isolasi reproduksi, yang dapat terjadi melalui isolasi ekologi, musim, tingkah laku, mekanik, dan isolasi gamet.

Bentuk-bentuk isolasi akan di uraikan sebagai berikut.

  1. Isolasi Geografi

Isolasi geografi adalah isolasi yang terjadi akibat keadaan alam. Isolasi geografi terjadi jika organisme dari suatu spesies berpindah ke lingkungan baru yang berbeda dari lingkungan asal dan dipisahkan oleh laut, gunung, atau gurun. Di lingkungan baru ini, organisme akan beradaptasi dan membentuk populasi. Bentuk adaptasi ini dapat mengarah pada pembentukan spesies baru.

  1. Isolasi Ekologi

Isolasi ekologi terjadi karena dua spesies yang berkerabat dekat terdapat di daerah geografi yang sama, tetapi pada habitat berbeda. Contohnya, katak pohon kawin di danau yang tidak permanen (kubangan), sedangkan katak banteng kawin di danau atau badan air permanen yang lebih besar.

  1. Isolasi Musim

Isolasi musim (temporal) disebabkan oleh masa kawin atau kematangan gamet yang berbeda. Contohnya, masa kawin lalat buat Drosophila pseudoobscura pada sore hari, sedangkan masa kawin Drosophila pseumilis pada pagi hari.

  1. Isolasi Tingkah Laku

Isolasi tingkah laku menghalangi fertilisasi karena adanya perilaku tertentu atau ritual yang berbeda-beda sebelum terjadi perkawinan. Ritual ini dapat berupa pertukaran sinyal antara jantan dan betina. Biasanya, hewan jantan memberi tanda atau sinyal tertentu yang dapat berupa tingkah laku, suara, atau ekskresi zat kimia. Sinyal tersebut hanya dapat dimengerti oleh betina pasangannya. Jadi, betina spesies lain tidak mengerti sinyal tersebut sehingga perkawinan antarspesies tidak terjadi.

Ritual sebelum perkawinan dapat kita amati pada burung bower Australia. Sebelum kawin, burung bower menarik perhatian betinanya dengan membangun sarang dari ranting yang dihiasi benda berwarna biru. Ketika burung bower betina mendekati sarang tersebut, burung bower jantan menari di sekitar betina. Sambil menari, burung tersebut mengicaukan beraneka suara. Setelah proses ritual selesai, terjadilah perkawinan.

  1. Isolasi Mekanis

Isolasi mekanis menghalangi perkawinan akibat struktur kelamin yang berbeda. Perbedaan morfologi atau anatomi membuat dua spesies yang berbeda tidak dapat kawin. Contohnya, tanaman sage hitam memiliki bunga kecil yang hanya dapat diserbukkan oleh lebah kecil. Berbeda dengan tanaman sage putih yang memiliki struktur bunga besar yang hanya dapat diserbukkan oleh lebah besar.

  1. Isolasi Gamet

Isolasi gamet menghalangi terjadinya pembuahan akibat susunan kimiawi dan molekul yang berbeda antara dua sel gamet. Contohnya pada ikan. Telur ikan yang dikeluarkan dari air tidak akan dibuahi oleh sperma dari spesies lain karena selaput sel telurnya mengandung protein tertentu yang hanya dapat mengikat molekul sel sperma dari spesies yang sama.

Terbentuknya bastar mandul dan bastar mati bujang dapat menjadi petunjuk bahwa sebenarnya individu yang mempunyai keturunan tersebut berbeda spesiesnya. Hal tersebut terjadi karena syarat untuk dapat dikatakan satu spesies adalah “beberapa individu yang memiliki persamaan sifat, dapat melakukan interhibridisasi, serta menghasilkan keturunan fertil”.

Jika ada dua kelompok individu yang berbeda spesies menempati habitat yang sama, disebut populasi simpatrik. Jika menempati habitat yang berbeda, disebut  populasi alopatrik.

Spesies baru dapat pula terbentuk melalui peristiwa poliploidi (berlipat gandanya jumlah kromosom dalam sel) akibat pengaruh dari radiasi dan zat kimia tertentu, atau semacam spontan melalui domestikasi.

Domestikasi adalah menjadikan hewan ternak dari hewan liar dan tanaman budidaya dari tumbuhan yang semula hidup liar. Jadi, domestikasi merupakan langkah terbentuknya spesies baru yang mekanismenya terjadi karena adanya campur tangan manusia.