Pilih Laman

Dna dan Rna

Asam nukleat adalah senyawa organik kompleks yang ditemukan di semua sel organisme. Asam nukleat adalah bagian dari RNA (asam ribonukleat) dan DNA (asam deoksiribonukleat). Kedua jenis asam nukleat tersebut mengandung unsur karbon, oksigen, nitrogen, hidrogen dan fosfor. Dari berbagai penelitian diketahui bahwa DNA adalah pembawa sebagian besar atau seluruh sifat-sifat genetik di dalam kromosom. DNA terdapat di dalam nukleus dan bersama protein histon membentuk nukleoprotein. Selain di dalam nukleus, molekul DNA juga terdapat dalam mitokondria, plastid, dan sentriol.

Fungsi Asam Nukleat diantaranya adalah :

  1. Menyimpan informasi genetik dan mentransfer kepada keturunannya.
  2. Menggunakan informasi genetik dalam proses sintesis protein baru.
  3. Asam deoksiribonukleat berperan sebagai tempat untuk informasi genetik di dalam sel.
  4. DNA berperan dalam mengontrol sintesis RNA di dalam sebuah sel.
  5. Informasi genetik yang ditransmisikan dari DNA ke pembentukan protein dalam sel.
  6. Urutan basa nitrogen dalam tulang Punggung DNA berpedan dalam menentukan protein yang disintesis.
  7. RNA berfungsi mengarahkan proses sintesis protein.
  8. m-RNA berperan dalam mengambil pesan genetik dari RNA.
  9. Prosestransfer t-RNA untuk mengaktifkan asam amino, ke tempar sintesis protein.

DNA (Deoxyribonucleic Acid)

Susunan kimia DNA adalah sebuah makromolekul yang kompleks. Molekul DNA disusun oleh dua rantai polinukleotida yang amat panjang. Satu rantai polinukleotida terdiri atas rangkaian nukleotida. Sebuah nukleotida tersusun atas:

a)    Gugus gula deoksiribosa (gula dengan lima atom karbon atau pentosa)

b)    Gugus asam fosfat (fosfat terikat pada C kelima dari gula)

c)    Gugus basa nitrogen (gugus ini terikat pada C pertama dari gula)

Basa nitrogen dapat digolongkan menjadi dua, yaitu basa purin dan basa pirimidin. Basa purin terdiri atas adenin (A) dan Guanin (G), sedangkan basa pirimidin terdiri atas sitosin (S) dan timin (T).

Molekul DNA mempunyai sifat-sifat, antara lain:

  • DNA berbagai organisme mempunyai kandungan adenin (A) yang sama dengan Timin (T). Perbedaan antara DNA dari spesies yang berlainan terletak antara kandungan A + T atau G + C.
  • Setiap molekul DNA disusun oleh dua rantai polinukleotida. Basa-basa dari kedua rantai tersebut berpasangan dengan aturan Adenin berpasangan dengan Timin dan Guanin berpasangan dengan Sitosin. Antara kedua basa yang berpasangan terbentuk ikatan hidrogen. Adanya ikatan ini memberikan kelenturan pada DNA.
  • DNA merupakan struktur yang aktif melakukan fungsi biologi.

RNA (Ribonucleic Acid)

Pada sel-sel organisme prokariot dan eukariot, selain DNA terdapat pula asam nukleat lain yang penting, yaitu RNA atau asam ribonukleat. RNA merupakan seutas benang tunggal yang tersusun molekul gula ribosa, gugus fosfat, dan asam nitrogen. Basa nitrogen RNA terdiri atas golongan purin (adenin dan guanin) dan golongan pirimidin (sitosin dan urasil).

RNA dibentuk oleh DNA di dalam nukleus, melalui proses transkripsi DNA. RNA hasil transkripsi digunakan untuk sintesis protein dalam sitoplasma sel.

Berdasarkan letak dan fungsinya, RNA dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

1. RNA duta (RNA-d) atau mRNA

RNA duta adalah RNA yang menjadi model cetakan dalam proses penyusunan asam amino pada rantai polipeptida atau sintesis protein. Disebut RNA duta, karena molekul ini merupakan penghubung DNA dengan protein dan membawa pesan berupa informasi genetik dari DNA untuk membentuk protein. Informasi genetik berupa urutan basa N pada RNA duta yang memesan suatu asam amino yang disebut kodon. Penyusunan rantai polipeptida tergantung dari urutan kodon pada RNA duta. Urutan kodon pada RNA-d yang dicetak DNA tergantung pada macam protein yang akan disintesis.

2. RNA transfer (RNA-t) atau tRNA

RNA-t mempunyai fungsi menerjemahkan kodon yang terdapat pada RNA-d menjadi satu jenis asam amino. Kemampuan menerjemahkan ini, disebabkan oleh adanya anti kodon yang merupakan komplemen dari kodon RNA-d. RNA-t juga berfungsi mengangkut asam amino ke permukaan ribosom pada saat translasi. Translasi adalah penerjemahan urutan nukleotida RNA-d menjadi urutan asam amino polipeptida.

3. RNA ribosom (RNA-r) atau rRNA

RNA-r merupakan RNA terbanyak, sekitar 83% dari RNA yang dikandung oleh suatu sel. RNA-r terdapat pada ribosom dan berperan dalam sintesis rantai protein sebagai tempat pertemuan RNA-d dan RNA-t.

Perbedaan DNA dan RNA

Jika dibentuk ke dalam suatu table, perbedaan antara DNA dan RNA terdapat pada:

Contoh soal:

  1. Kode genetik yang dibawa mRNA berdasarkan kode genetik dari ….

A. ATP

B. tRNA

C. ADP

D. rRNA

E. DNA

Jawaban : E

Pembahasan: mRNA adalah RNA produk transkripsi maka ia dibentuk oleh DNA di Nucleus.

  1. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai DNA dan RNA adalah ….

A. DNA merupakan penyusun gen

B. memiliki urasil sebagai basa nitrogen

C. tersusun atas gula pentosa, asam fosfat, dan basa nitrogen

D. dapat bereplikasi

E. berperan langsung dalam proses translasi sistesis protein

Jawaban: C

Pembahasan: DNA dan RNA keduanya tersusun atas gula pentosa, asam fosfat, dan basa nitrogen. Pilihan lainnya hanya dimiliki oleh RNA atau DNA saja.