Pilih Laman

Gen

Gen merupakan unit terkecil materi genetic yang terdapat dalam setiap lokus yang khas pada kromosom. Gen terdiri atas sepenggal DNA yang menentukan sifat individu melalui pembentukan polipeptida sehingga gen berperan penting dalam mengontrol sifat-sifat individu yang diturunkan. Hubungan DNA dan gen yakni gen merupakan bagian dari DNA yang nantinya akan mengkode protein spesifik yang fungsional untuk sel. Adapun DNA akan saling berkumpul bersama protein histon untuk membentuk kromosom. Di dalam sel tubuh, kromosom biasanya berpasangan dan disebut kromosom homolog dimana sesama homolognya kromosom mempunyai bentuk dan lokus gen-gen yang bersesuaian. Gen-gen yang terdapat pada lokus yang bersesuaian ini disebut alel.

Alel dapat memiliki tugas yang sama atau berlawanan untuk suatu pekerjaan tertentu. Alel yang mempunyai tugas yang sama disebut alel homozigot. Sedangkan, alel yang tugasnya berbeda disebut alel heterozigot. Alel yang tugasnya sama, misalnya gen penentu warna hitam pada gandum yang mempunyai pasangan gen penentu warna hitam pula. Contoh alel yang tugasnya berlawanan adalah gen penentu warna hitam pada gandum mempunyai pasangan gen penentu warna putih.

Adapun karakteristik gen adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai zarah tersendiri yang terdapat dalam kromosom.
  2. Mengandung informasi genetik.
  3. Dapat menduplikasi diri saat terjadi pembelahan sel.
  4. Dapat menduplikasi diri saat terjadi pembelahan sel.
  5. Mempunyai tugas khusus sesuai fungsinya.
  6. Kerjanya ditentukan oleh susunan kombinasi basa nitrogennya.

Gen memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Menyampaikan informasi genetik dari generasi kegenerasi.
  2. Mengontrol dan mengatur metabolisme dan perkembangan tubuh. Proses reaksi kimia dalam tubuh dapat terjadi secara Proses reaksi kimia dalam tubuh dapat terjadi secara berurutan. Pada setiap tahap reaksinya diperlukan enzim. Pembentukan dan pengontrolan kerja enzim tersebut dilakukan oleh gen. Pada proses perkembangan yang memerlukan hormon juga diatur oleh gen
  3. Menentukan sifat-sifat pada keturunannya

Pada eukariot, struktur gen terdiri dari:

  • Domain regulasi inisiasi transkripsi, yang terdiri antara lain dari: deret nukleotida GCCACACCC, ATGCAAAT, kotak GC, kotak CCAAT dan kotak TATA nagian ini biasa disebut daerah promotor.
  • Intron
  • Ekson, merupakan area yang dapat ditranslasikan menjadi protein karena mengandung informasi genetic, pada intron terdapat kupulan kodon-kodon
  • Domain regulasi akhir transkripsi (terminator). Sebelum bagian ini terdapat kodon stop yang nantinya akan mengkodekan proses selesainya translasi.

Contoh soal:

  1. Segmen DNA yang biasanya terletak di bagian hulu daerah pengkode suatu gen dan berfungsi sebagai elemen pengaturan ekspresi gen:

A. promoter

B. kodon “start”

C. kodon “stop”

D. 5’UTR

E. ekson

Jawaban: A

Pembahasan: Promotoe merupakan bagian DNA yang biasanya terletak di bagian hulu daerah pengkode suatu gen dan berfungsi sebagai elemen pengaturan ekspresi gen.

  1. Daerah DNA dalam gen eukariotik yang menyandi polipeptida disebut:

A. intron

B. ekson

C. rRNA

D. 5’UTR

E. tRNA

Jawaban: B

Pembahasan: Ekson, merupakan area yang dapat ditranslasikan menjadi protein karena mengandung informasi genetic, pada intron terdapat kupulan kodon-kodon